Oleh: mtsbirrulrensing | 20 Maret 2011

TIGA JURUS LULUS UJIAN NASIONAL

mtsbw_Belajar dan Ujian…………….. memang begitulah hukum alam, setiap proses pasti ada titik klimaksnya yaitu ujian karena disitulah akan nampak hasil jerih payah kalian yang sungguh-sungguh dalam mengikuti proses tersebut.

Bagi kalian kelas  9 SMP/MTs atau kelas 3 SMA/MA/SMK mungkin sekarang tengah sibuk-sibuknya dan lagi deg-degan Ujian Sekolah dan bersiap-siap untuk menghadapi Ujian Nasional bagi siswa MTs yang ada di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) khusunya baru

saja selesai Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) sejak 14 s.d. 16 Maret sedangkan siswa MA/SMA/SMK sedang Ujian Sekolah 14-19 Maret, tentu bagi siswa SMP/MTs minggu depan Senin 21-26 maret siap-siap lagi akan berhadapan dengan Ujian Sekolah. Yaa sudah pasti kalian bosan dan jenuh, belum lagi  jadwal pelaksanan UN sebentar lagi kalian hadapi yaitu  bagi SMA dan sederajat  tanggal 18-22 April sedangkan bagi SMP dan sederajat tanggal 25-28 April 2011. Waduuh…….. lama banget ujiannya yaa…. Maklum 60:40 ya lumayan 40 % nilai sekolah bisa membantu nilai UN nanti. Itung-itung cari tambahan modal……………………

Waduuuuh… tak ada ujian ulang lagi, paket soal bertambah jadi 5 paket makiiiiin ribet amat.

Tapi kalian jangan takut lho, enjoy aja, nikmati asyiknya ujian anggap saja itu adalah bagian dari sebuah permainan ya kayak olah raga otak lah.. sekalian melatih otak untuk berfikir lebih keras lagi mungkin selama tiga tahun sekolah gak pernah mikir yang sulit-sulit, kini saatnya buktiin bahwa kalian mampu…….. otak kalian masih waras lho !

Jadi mulailah belajar sekarang…. Jangan menunggu sampai terbit matahari besok ya, bagaimana langkah yang kalian lakukan nih ada jurus jitu lulus UN menurut para ahli :

Menurut Bertens, dosen filsafat salah satu perguruan tinggi di Jakarta, proses belajar seperti proses memasang paku. Proses menancapkan paku di balok tidak cukup sekali, tetapi perlu berulang kali mengetok hingga paku menancap dengan kokoh. Belajar juga begitu. Menurut dia, penancap paku pertama adalah guru/dosen. Selanjutnya proses mengetok hingga ilmu menancap perlu dilakukan sendiri oleh pelajar/mahasiswa. Tidak cukup sekali namun perlu berulang kali.

Selain belajar giat, bagaimana caranya agar ujian nanti anda tidak gagal?

Sukses atau gagalnya ujian yang anda hadapi tergantung dari kesiapan fisik dan mental anda. Berikut ini diberikan tiga langkah untuk mempersiapkan fisik dan mental anda dalam menghadapi ujian, yaitu: teknik mengulang pelajaran, langkah-langkah sebelum ujian, dan teknik pada saat ujian.

1.  Jurus Pertama : Teknik mengulang pelajaran

langkah-langkah yang dilakukan antara lain :

1. Mereview semua bahan yang akan diujikan

Upayakan untuk mempelajari semua materi yang akan diujikan dari awal hingga akhir. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah mengetahui dan menyimpan memori materi pelajaran dengan lebih terorganisasi. Ingat!, jangan berlama-lama mempelajari materi yang sudah Anda kuasai. Berlama-lamalah mempelajari materi yang belum Anda fahami, pelajari terus sampai akhirnya Anda bisa membuat konsep dengan bahasa Anda sendiri

2. Mengingat ide utama dan hal-hal penting dalam setiap topik materi.

Upayakan untuk mencatat ide utama dan hal-hal penting dari setiap topik materi yang akan diujikan. Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang dan bertele-tele. Selama 10 hari sebelum ujian, sediakan waktu 15 menit setiap hari untuk membaca ulang catatan tersebut. Fahami seluruh materi ujian sehari sebelum ujian dimulai. Dengan cara ini , Anda secara phsykologis sudah siap mental, karena meskipun belum terhafalkan secara konsep, tetepi tidak ada materi yang belum Anda fahami.

3. Memperbanyak frekwensi belajar.

Belajar 10 kali 1 jam lebih baik dari 1 kali 10 jam. Artinya: orang yang sama-sama menghabiskan waktu untuk belajar 10 jam, hasilnya akan lebih baik apabila dilakukan selama 10 hari dengan 1 jam setiap hari dari pada 10 jam langsung dihabiskan dalam sehari belajar. Belajar tanpa istirahat juga dilarang. Menurut neoroscience kemampuan otak berkonsentrasi penuh kurang lebih 30 menit. Oleh karena itu, setelah 30 menit belajar, Anda harus berdiri, berjalan keliling ruangan, atau menari juga boleh. Kalau mau ngemil, juga boleh asal jangan terlalu banyak. Setelah itu, kembali lagi belajar.

4. Memilih waktu belajar yang tepat.

Sering kali Anda tidur dulu 1-2 jam sebelum bangun dan belajar. Salah besar, kenapa? Karena apabila Anda belajar pada saat badan masih segar proses belajar akan lebih cepat. Waktu belajar yang paling bagus adalah sebelum makan malam dan beberapa jam sesudahnya. Anda tidak perlu belajar sampai larut malam. Karena tidur cukup, pada saat mengikuti ujian keesokan harinya, dijamin badan Anda jauh lebih segar dan ingatan Anda jauh lebih lancar.

5. Memilih tempat belajar yang tenang.

Kunci lainya dalam belajar adalah jangan pilih tempat belajar yang berisik dan banyak gangguan. Satu lagi yang penting matikan televisi dan radio sewaktu Anda belajar.

6. Memperkirakan pertanyaan yang akan keluar.

Pertanyaan-pertanyaan yang akan keluar dalam ujian harus Anda perkirakan. Pilih jumlah pertanyaan yang paling maksimal jangan sebaliknya.

7. Berdiskusi dengan teman dalam kelompok belajar.

Walau kedengarannya kuno, metode belajar kelompok tetap efektif. Kumpulkan 4-5 orang teman dalam satu kelompok belajar. Kemudian, bagi rata materi yang akan dikeluarkan dalam ujian kepada setiap anggota. Setiap anggota diharuskan mempelajari materi yang telah dipilih hingga faham dan mengajarkannya ke anggota kelompok belajar lainya. Setiap anggota harus benar-benar mengerti topik yang diajarkan salah seorang temanya, sebelum pindah giliran. Dengan cara ini, suasana belajar akan lebih menyenangkan.

2. Jurus Kedua : Teknik  Sebelum Ujian.

Langkah-langkah yang dilakukan :

1. Hindari tidur hinggal larut malam.

Jangan memporsir diri pada malam hari sebelum ujian berlangsung. Karena waktu yang sangat pendek tidak akan bisa memaksakan masuknya memori atas apa yang mesti Anda fahami dalam jangka waktu yang panjang. Pemaksaan diri seperti ini justru bisa menimbulakan kepanikan dan sangat mungkin membuat Anda “blank” pada saat ujian berjalan.

2. Jangan lupa menjaga kesehatan.

Jangan sampai Anda sakit pada saat mengikuti ujian. Bila itu terjadi, semua yang sudah Anda lakukan bisa buyar. Kalaupun bisa mengikuti ujian, Anda akan tetap sulit konsentrasi penuh dalam kondisi tubuh yang kurang nyaman. Hasilnya tidak akan memuaskan. Anda tahu kan bagai mana menjaga kesehatan? Jangan biarkan perut kosong dan jangan kurang tidur.

3. Siapkan peralatan yang dibutuhkan dalam ujian  dengan baik.

Setiap ujian membutuhkan peralatan yang berbeda, misalkan ujian gambar berbeda dengan ujian tertulis biasa. Peralatan ujian yang bisa disiapkan adalah pensil, pulpen, rautan, penghapus, tip ex dan penggaris.

4. Usahakan datang lebih awal sebelum ujian dilaksanakan.

Dengan datang lebih awal (minimal 15 menit sebelum ujian dilaksanakan) Anda akan punya waktu untuk mempersiapkan mental dan fisik Anda yang akhirnya akan membantu Anda untuk lebih konsentrasi selama mengerjakan ujian.

5. Hindari stress/gugup, bersikaplah tenang dan berdo’a.

Stress dalam menghadapi ujian dapat menyebabkan sakit perut, pusing dan badan berkeringat. Hal ini dapat mengganggu konsentrasi Anda pada saat menjalani ujian. Setelah semua udah dilakukan, jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas upaya yang telah Anda lakukan. Jangan tegang lemaskan otot-otot….. releksasi lah.

3. Jurus Ketiga : Teknik Pada Saat ujian

langkah yang dilakukan :

1. Awali dengan do’a.

Sebelum mengerjakan soal ujian, biasakanlah untuk berdoa. Dengan berdoa Anda akan menjadi tenang, santai dan tidak tegang, lebih percaya diri, serta siap dalam mengerjakan setiap soal ujian. Kondisi tegang pada saat ujian akan merusak konsentrasi Anda.

2. Bacalah petunjuk/perintah pengerjaan soal ujian dengan baik.

Sebelum mulai mengerjakan soal ujian, bacalah petunjuk pengerjaan soal ujian yang terdapat dalam naskah ujian dengan baik dan tidak terburu-buru. Pada beberapa ujian, petunjuk pengerjaan soal ujian disampaikan oleh pengawas. Dengarkanlah penjelasan pengawas dengan baik dan saksama, sebab sering kali petunjuk untuk menjawab soal ujian yang satu berbeda dengan soal ujian yang lain.

3. Kerjakan dahulu soal ujian yang Anda anggap mudah.

Dengan mengerjakan terlebih dahulu soal yang Anda anggap mudah/bisa dengan cepat dikerjakan, maka Anda akan menghemat waktu dalam menjawab soal ujian.

4. Bacalah soal ujian dengan teliti, pahami maksudnya, baru kemudian Anda menjawab.

Jangan pernah mengerjakan soal ujian secara terburu-buru, karena akan menyebabkan jawaban Anda tidak maksimal.bacalah soal ujian dengan teliti kemudian pahami maksud soal tersebut, setelah itu baru Anda jawab.

5. Kerjakan sendiri sesuai dengan kemampuan Anda.

Jangan pernah menyontek jawaban teman Anda, karena mungkin jawaban teman Anda salah. Oleh karena itu kerjakan soal ujian sesuai dengan keyakinan dan kemampuan Anda sendiri. Yakinlah bahwa Anda lebih siap dari teman Anda.

6. Ikuti teknik menjawab soal pilihan ganda.

Langsung abaikan pilihan jawaban yang Anda tahu salah. Jika hukuman pengurangan nilai digunakan(ada nilai minus), jangan menebak suatu pilihan ketika Anda tidak tahu secara pasti. Tetapi jika tidak ada nilai minus, pilihlah salah satu jawaban yang menurut Anda benar walaupun tidak tahu secara pasti. Pilihan Anda yang pertama biasanya benar, jangan menggantinya kecuali Anda yakin akan koreksi yang dilakukan

7. Ikuti teknik menjawab soal esai.

Pikirkan dahulu sebelum Anda menulis. Buatlah kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin Anda tulis. Kemudian beri nomor ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak dituliskan lebih dahulu. Usahakan untuk menuliskan secara langsung point pertama dari jawaban sehingga jawaban Anda tidak akan melenceng kemana-mana. Usahakan dijawab sekalipun tidak tahu secara pasti, penilai akan memberi nilai penghargaan atas jawaban/usaha Anda.

8. Periksa kembali seluruh jawabanmu.

Bila semua soal ujian telah selesai Anda kerjakan, jangan terburu-buru keluar ruangan. Pergunakan sisa waktu yang ada untuk memeriksa dan membaca kembali jawaban Anda sehingga bila ada kekurangan dapat segera Anda perbaiki.

9. Akhiri dengan do’a.

Sebagaimana Anda berdo’a untuk mulai mengerjakan soal ujian, berdoalah juga setelah selesai mengerjakan soal ujian. Semoga apa yang sudah Anda kerjakan benar dan mendapat nilai yang baik.

Penutup
Bila tiga langkah untuk mempersiapkan fisik dan mental dalam menghadapi ujian sudah Anda lakukan, sebenarnya Anda sudah memperbesar peluang untuk bisa mencapai nilai ujian yang memuaskan.
Ingat….. INGAT…..ingat……Ting !
Menjadi sukses adalah idaman setiap orang, dan menjadi gagal adalah menakutkan bagi stiap orang jadi sebelum gagal berusahalah dengan maksimal dengan belajar, berdo’a, bertawakkal kepada allah. Yakin……………!!!. kalian akan lulus Insya Allah pasti Lulus ! tapi kalau kalian ragu…… maka keraguan itulah mengantarkan kalian kedalam jurang kegagalan.
Semoga Lulus……………!

Sumber:  http://edukasi.net

(mts-1)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: